My High School Obsession
Diperkirakan hanya 4% dari anak Indonesia berumur 10 tahun sekaranga ini (baca: tahun 2007) dapat melanjutkan pendidikan hingga universitas. Penelitian yang dilakukan DIKNAS ini memberikan alasan kenapa ini dapat terjadi, yaitu; 67% dari biaya kuliah yang terlalu mahal, 8,7% karena sudah bekerja, 2% karena perkawinan. Sangat memperihatinkan jika dilihat sekarang ada 10 juta lebih anak Indonesia yang putus sekolah, padahal suatu kemajuan bangsa dinilai dari tingkat pendidikan semua rakyatnya.
Sangat-sangat ironis bila banyak sekolah gratis yang dibuka dengan kualitas yang tidak dapat bersain, DAN ALASAN KARENA MASALAH BIAYA (baca: sama dengan alasan anak gk sekolah) Sehingga anak yang bersekolah disitupun tidak dapat bersaing dengan arus nasional, apalagi global.
Untuk itu saya berfikir memberikan sekolah gratis (baca: semua biaya baik makan, akomodasi, buku, dll) selama 3 tahun di tahap SMU. Kenapa SMU? Alasan yang dapat saya berikan; satu, pendidikan dasar 9 tahun (SD & SMP) telah menjadi kewajiban, tanggung jawab dan jaminan pemerintah Indonesia. Dua, SMU merupakan jembatan dari pendidikan dasar ke universitas dan tidak ada yang memberikan konsentrasi ke tahapan ini.
Oleh dasar itulah SMU yang didirikan darus mampu bersaing mendapatkan beasiswa full di universitas. Hal ini sangat membantu, arena sekali menempuh SMU di sini dapat dipastikan untuk memperoleh kulliah yang gratis juga.
Banyak beasiswa full university seperti Sampoerna Fondation, DAAD dari Jerman, ADS dari Australia, dan masih banyak lagi beasiswa yang lain. Ini perlu diberitahunkan kepada seluruh masyarakat Indonesia sehingga mereka dapat memperolah pendidikan yang lebih tinggi, memajukan keluarga, bangsa dan negaranya.

