Blok Cepu
Exxon akan mengembangkan minyak dan gas di Cepu secara pararel (bersamaan). Pengembangan gas dan minyak tetap dilaksanakan secara terpisah.Prioritas tetap di minyak, karena minyak kita sudah memiliki perhitungan ekonominya. Pembebasan lahan untuk pipa yang mengalirkan hasil Blok Cepu membutuhkan lahan seluas 500 hektare (ha) yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Saat ini, pembebasan lahan masih menjadi kendala utama percepatan produksi Blok Cepu. Produksi awal ditargetkan pada akhir 2008 dengan kapasitas 15-80 ribu barel per hari (May 15,2007). Exxon Mobil Oil Indonesia melalui anak perusahaannya Mobil Cepu Ltd akan berinvestasi sekitar USD2 miliar untuk pengembangan gas Blok Cepu. Nilai investasi tersebut bisa berubah sesuai dengan potensi gas di blok tersebut.

