Faktor-Faktor yang Membentuk Keluarga Sukses

Faktor-faktor yang membentuk keluarga sukses adalah:

1. Penanaman etos dan nilai-nilai positif dasar

2. Pendidikan formal yang memadai

3. Suasana dan budaya keluarga yang mendukung cita-cita anak

4. Penanaman semangat berprestasi dan berkompetisi

5. Pengembangan kecerdasan itelegensi, emosional dan spiritual

6. Menstimulasi anak untuk berkembang sesuai minat

7. Mendukung penuh dari orang tua, baik material dan immaterial

 

Apa yang harus diberikan orang tua kepada anaknya:

1. Memberi kesempatan sesuai minat dan bakat

2. Menciptakan suasana agar anak bisa fun dan enjoy dalam mengembangkan dirinya

3. Menanamkan nilai positif dasar (Kerja keras, Disiplin, Sadar waktu, dll)

4. Membekali anak dengan pendidikan formal yang memadai

5. Menumbuhkan keterampilan sosial dan intelektual

6. Mendorong semangat berkompetensi dan berprestasi

7. Membiasakan anak berjuang dulu dalam meminta sesuatu

8. Melatih dengan memberi lebih banyak tanggung jawab

 

Sedangkan yang tidak boleh dilakukan:

1. Mengarahkan anak tanpa melihat lingkungan dan zamannya

2. Memaksakan minat anak sesuai dengan kehendak orang tua

3. Menuruti semua permintaan anak

4. Menganggap anak tak berpotensi sehingga lebih banyak mendidik dengan memerintah

5. Banyak menuntut kepada anak sementara orang tua tak mengimbangi dengan pengorbanan

(SWA, 2009)

 

Kunci Pembuka Keran Rezeki

"Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi, melainkan Allahlah yang akan memberi rezekinya" ( QS.Hud ( 11 ) : 6 ). "Katakanlah,‘Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi ?’Katakanlah,‘Allah‘" ( Saba ( 34 ) : 24 ).

Ayat di atas merupakan salah salah satu janji pasti Allah bahwa semua makhluk hidup di dunia ini telah dijamin rezekinya. Dan segala yang ada di bumi ini, sengaja diciptakan –Nya untuk kepentingan manusia. Untuk membuka pintu rezeki itu, maka Allah SWT melalui Rasul-Nya telah memberikan kunci pembukanya.

(more…)

Salary Allocation

Very simple. Your nett amount received from your income/ salary, you must allocate into a different accounts according to different %

50% for your monthly expenses account

15% for Long term investment account - once you have allocated, please don’t use it as this will go into your retirement needs later when you are not working

15% for short term savings - saving for a while and use this account to buy your other need, like buying a laptop/ computer or saving for installment of buying a new home for your self. Any unuser money after a year, please put it back into you Long Term investment account

10% for play account- use this up toward the end of the month to motivate youself after a month long hardwork

5% for charity account-whatever you get, please donate some to the poor. This will help you to grow spiritually.

5% for Education account - you might wnat to use this moneyb to up grade yourself by getting a Mastrer degree in the future

Why to Move

Mengapa karyawan meningggalkan perusahaan (atau paling tidak sering ngedumel)? Berikut ini petikan dari bukunya Haris Priyatna yang berjudul Azim Premji, "Bill Gates" dari India (terbitan Mizania 2007).

Azim Premji adalah milyuner muslim dari India yang telah menyulap Wipro, dari sebuah perusahaan minyak goreng menjadi konglomerasi perusahaan dengan salah satunya adalah Wipro Technologies yang merupakan ikon kebangkitan industri teknologi informasi di India . Dia urutan ke-21 orang terkaya di dunia versi Forbes 2007. Azim dikenal sebagai milyuner yang bergaya hidup sederhana.

(more…)

Penggoda (Memoirs of ….)

Bilamana sebuah tatapan sorot mata seorang wanita telah bisa menghentikan langkah seorang pria, itu adalah tanda engkau telah lulus tes awal jadi geisha, demikian dikatakan seorang geisha senior pada Sayuri, gadis manis dari kampung pesisir yg “dilepas” oleh orang tua nya yg miskin pada sebuah rumah geisha ( wanita penghibur-jepang)

Betapa banyak akhirnya lelaki yg bergelimpangan terkena bidikan “tatapan maut” nya, setiap lelaki yg takluk adalah kebahagian tersendiri bagi sang geisha. Memang demikianlah mereka dilatih sesuai kultur jepang di jaman dulu. Tak pernah terpikir oleh mereka, betapa banyak lelaki yg hanya bisa menelan air liur karena hanya bisa terimingi imingi, tapi tak bisa memilikinya. 

(more…)

The 12 Pillars of Competitiveness

First pillar: Institutions
The institutional environment forms the framework within which private individuals, firms, and governments interact to generate income and wealth in the economy. The institutional framework has a strong bearing on competitiveness and growth.

Second pillar: Infrastructure
The existence of high-quality infrastructure is critical for ensuring the efficient functioning of the economy, as it is an important factor determining the location of economic activity and the kinds of activities or sectors that can develop in an economy. High-quality infrastructure reduces the effect of distance between regions, with the result of truly integrating the national market and connecting it to markets in other countries and regions.

(more…)

Penelitian tentang Kekhawatiran Manusia

Denis Waitley dalam bukunya Seeds Greatness memaparkan suatu hasil penelitian yang mengejutkan. Dikatakan bahwa 60 persen kekhawatiran kita sebenarnya sama sekali tidak mendasar, ketakutan kita tidak pernah menjadi kenyataan. Sebanyak 20 persen kekeliruan kita itu terfokus pada masa lalu, yang sama sekali di luar kekuasaan kita. Sedangkan 10 persen kekhawatiran kita didasarkan kepada hal-hal yang sedemikian sepele sehingga tidak menghasilkan perbedaan dalam kehidupan kita. Dari sisa 10 persennya, hanya 4 hingga 5 persen ketakutan itu yang dianggap berasalan. Statistik Denis ini sekaligus menunjukkan bahwa setiap waktu atau energi yang kita serahkan kepada kekhawatiran itu sama sekali sia-sia dan 95 persen tidak produktif, bahkan hal itu pula yang membuat kita enggan memulai sesuatu.
 
Sumber: Buku ”Setengah Isi Setengah Kosong” karya Parlindungan Marpaung
 

Google Maps Mashups

Bagaimana menggunakan peta secara optimal dan mengintegrasikan pada website pribadi.

(more…)

Dari Ciledug ke Kuningan

(Jakarta, 2008/01/23) Perjalanan dari rumah di ciledug ke kantor di kuningan membutuhkan waktu kira-kira 2 jam dengan biaya 13.500 rupiah.

(more…)

Pengemis Ber-”handphone” Mahal

SURAT PEMBACA pikiran rakyat Bandung

AKHIR pekan lalu tepatnya pada tanggal 11 November, saya dan suami pergi jalan-jalan sore ke pelataran Masjid Raya Bandung. Kami duduk-duduk di taman dan menikmati segelas jus yang kami pesan dari pedagang kaki lima. Beberapa saat setelah kami menikmati pemandangan air mancur yang berada di tengah taman, kami dihampiri seorang pengemis wanita yang menggendong balita.
Umurnya kira-kira 30 tahun.

(more…)

Top University, Best University

THES - QS World University Rankings 2007 - Top 400 Universities

Discover the brand new THES - QS World University Rankings. How do they compare to last year’s rankings? And who is number one? Click the institute names to be directed to the profile of the chosen university.

Rank    School Name-Country
(more…)

Obat Kanker

Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi.
 
Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman "KELADI TIKUS" (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.

(more…)

MacBook MB061ZP/B

MacBook is perfectly designed for your mobile lifestyle — with Intel Core 2 Duo processors, 1GB of memory, and large hard drives in all models. There’s also a slew of innovative features, including a built-in iSight camera for video chatting on the go, iLife ’08, Front Row, a glossy 13-inch widescreen display, and even dual-display support.

Price    
USD 1,120
Rp 10.304.000

(more…)

Ketika Kau

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih….
Allah SWT sudah menghitung air matamu.

(more…)

A Theory of an Intelligently Guided Invisible Hand Wins the Nobel Prize

“WHAT on earth is mechanism design?” was the typical reaction to this year’s Nobel prize in economics, announced on October 15th. In this era of “Freakonomics”, in which everyone is discovering their inner economist, economics has become unexpectedly sexy. So what possessed the Nobel committee to honour a subject that sounds so thoroughly dismal? Why didn’t they follow the lead of the peace-prize judges, who know not to let technicalities about being true to the meaning of the award get in the way of good headlines? (more…)

Sel Kanker Hidup Dengan

Gula adalah umpan kanker. Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dengan aspartam dan itu berbahaya. Pengganti alami yang lebih baik dapat berupa madu atau tetes tebu tetapi dalam jumlah yang amat sedikit. Garam meja mempunyai tambahan kimia untuk membuat warnanya putih. Alternatif yang lebih baik adalah dengan garam laut.

(more…)

Meraih Husnul Khatimah

Orang mukmin adalah orang yang tidak peduli di mana dan kapan dia mati. Tapi, bagaimana cara dia mati. Kalimat ini mesti ditulis tebal.

Karena di situlah pokok persoalan yang akan menentukan apakah kita tercatat sebagai penghuni surga-Nya atau tidak. Semoga kita tercatat saat mati dalam keadaan baik. Karena itulah, menjadi permintaan kita dalam doa, "Ya Allah bihaa…3x ya Allah bihusnil khaatimah, ya Allah wafatkan hamba dalam keadaan husnul khatimah. Inilah di antara kiat-kiat agar kita wafat husnul khatimah.

(more…)

Strategi Pemasaran Produk Premium

Dalam beberapa diskusi yang terdahulu kita sudah banyak membicarakan mengenai perilaku konsumen kelas menengah sebagai target market produk-produk konsumsi. Kelas menengah memang menarik untuk digarap sebagai pasar yang potensial dan terus berkembang. Selain daya beli yang mencukupi, kelas ini memiliki kesadaran untuk terus mencari produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

(more…)

ITS: Lumpur Lapindo Akibat Salah Prosedur

Guru besar jurusan Kimia F-MIPA ITS Surabaya, Prof RY Perry Burhan menyatakan, luapan lumpur di kawasan eksplorasi Lapindo Brantas Inc terjadi akibat adanya salah prosedur.

(more…)

My Future Company

My Future Company like Conner Partners.

http://www.connerpartners.com/